Multicolinearity artinya ada hubungan antar variabel independen di dalam model. Multicolinearity adalah salah satu masalah yang tidak boleh ada dalam model, jika multicolinearity ada dalam model,maka model akan
menjadi tidak BLUE, dikarenakan varians yang tidak minimum.
contoh soal: a. Do the test of multicollinearity with correlation and TOL-VIF test
langkah-langkah eviews:
!. untuk mendeteksi multikol dengan cara correlation atau sering juga disebut pair wise matrix
1. lakukan regress seperti biasa,dengan nama variabel cons,i,dan w
2. klik variable cons,i,w ,klik kanan mouse-open-as group. lalu klik view-covariance analysis.

3. centang correlation-ok
4. setelah itu akan muncul correlation matrix,seperti ini :

menjadi tidak BLUE, dikarenakan varians yang tidak minimum.
contoh soal: a. Do the test of multicollinearity with correlation and TOL-VIF test
Year | Consumption Expenditure | Income | Wealth |
1991 | 70 | 80 | 810 |
1992 | 65 | 100 | 1009 |
1993 | 90 | 120 | 1273 |
1994 | 95 | 140 | 1425 |
1995 | 110 | 160 | 1633 |
1996 | 115 | 180 | 1876 |
1997 | 120 | 200 | 2252 |
1998 | 140 | 220 | 2201 |
1999 | 155 | 240 | 2435 |
2000 | 150 | 260 | 2686 |
langkah-langkah eviews:
!. untuk mendeteksi multikol dengan cara correlation atau sering juga disebut pair wise matrix
1. lakukan regress seperti biasa,dengan nama variabel cons,i,dan w
2. klik variable cons,i,w ,klik kanan mouse-open-as group. lalu klik view-covariance analysis.
3. centang correlation-ok
4. setelah itu akan muncul correlation matrix,seperti ini :
"Multikolinear maksimal bernilai 0.80"
berdasarkan tabel correlation, berarti antara I-Cons,I-W,W-cons,W-I terdapata Multikolinearitas karena nilai correlationnya lebih dari 0,80
II. untuk mendeteksi multikol dengan cara TOL-VIF
TOL = 1- R2
VIF = 1/TOL
Kriteria :
Jika Nilai VIF < 10 maka tidak ada multikolinear
Jika nilai TOL mendekati nol, multikolinear semakin tidak
ada
ada
Variabel | R2 value | VIF | TOL |
Income | 0.987611 | 80.7168 | 0.012389 |
Wealth | 0.987611 | 80.7168 | 0.012389 |
untuk melihat nilai R-square value, nilai tersebut didapat dengan cara variabel independen dijadikan variabel dependen. misalnya ada 5 variabel x1,x2,x3,x4,x5. jika ingin melihat R-square value dari x1, maka jadikan x1 sebagai variabel dependen dan sisanya tetap menjadi independen, jika ingin melihat r-square value dari x2, maka jadikan x2 sebagai variabel dependen sisanya,x1,x3,x4,x5 sebagai variabel independen, begitulah seterusnya.
0 komentar:
Posting Komentar