Dari tsauban R.A bersabda: “Hampir tiba suatu masa di mana bangsa-bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang hendak mengerumuni hidangan mereka.”
Mungkin tidak banyak yang menanyakan akan sebuah sejarah, sejarah yang merupakan amunisi informasi menuju masa depan yang akan terjadi. Lupa sejarah, berarti tepat, kacang lupa akan kulitnya.
Ini tentang satu-satunya agama yang bisa mentransformasikan arti harfiahnya secara ilmu shorof dari (Din-daynun-madinah-tamaddun) yang secara tekstual berarti (agama-hutang-kota-peradaban). Silahkan dibuat deskripsinya tentang arti rangkaian kata-kata tersebut. Singkatnya bahwa (din:agama) dimulai menjadi sesuatu yang memang merupakan sesuatu yang harus dilunasi, dilunasi apa yang menjadi tanggungjawab sebagai seorang muslim yaitu beribadah pada-Nya (alastu birobbikum, dan kita menjawab “bala”) (bukankah Aku Tuhanmu?, dan kita menjawab betul) demikian percakapan kita di dunia sebelum dunia ini. Hingga dakwah pun dimulai dari seorang Rasul mulia bernama Muhammad menyeru dengan perlahan,individu, keluarga hingga menjadi masyarakat di sebuah kota bernama yastrib dan dari situlah islam berkembang, meluas daerahnya, pemeluknya hingga sampai 2/3 penduduk dunia dan itulah peradaban. Disaat dunia masih didera cengkaraman kebodohan, islam dengan jayanya memperluas khazanah kelimuan. Itulah sejarah kita, dan ini yang harus kita tahu sebagai seorang muslim.
Kisah ini bermula lebih 1400 tahun yang lalu, dimulai dari seorang bernama Muhammad yang didatangi Jibril di Gua Hira hingga diangkatnya menjadi rasul, dari sana dakwah itu pun bermula, menyeru dengan diam-diam, terang-terangan, menyeru untuk beriman kepada Allah hingga genderang perang pertama ditabuh …
625 Masehi (peperangan badar meletus) peperangan pertama dalam sejarah umat islam, 313 Muslimin menentang 1000 musyrikin, kemenangan berpihak pada umat islam.
631 Masehi (Pembukaan kota Mekah) kaum musyrikin pada waktu itu tidak mematuhi perjanjian Hudaibiyah yang sudah disepakati kedua belah pihak. 360 berhala dihancurkan
632 Baginda Nabi Wafat, perjuangan pun dilanjutkan oleh para sahabat, berkembang luas di bawah pemerintahan khulafaur-rosyidin
633 Masehi, (pengumpulan AL-Qur’an bermula)
638 Masehi, (Di bawah pemerintahan khalifah Umar, Muslimin membuka Baitul Maqdis) yang sebelumnya tunduk di bawah kekuasaan Byzantium
661 Masehi, (Khalifah Muawiyah, menggagas Daulah Bani Umayyah) ilmu berkembang pesat pada saat pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, ukiran dan arsitektur ternama berbuah gedung dan masjid yang indah, pengairan dengan kincir angin dibuat mengaplikasikan teori tarikan graffiti.
751 Masehi, (Pemerintahan Daulah Abbasiyah bermula)
763 Masehi, (Pembubuhan kota Baghdad)
786 Masehi, (Zaman keemasan Abbasiyah) pada saat kekhalifahan Harun Ar-Rasyid dan Al-Ma’mun) ketika itu Baitul Hikmah didirikan, mempunyai setengah juta buku berjilid dan 36 perpustakaan.
800 Masehi (kaidah saentifik ditemukan) Al-Khawarizmi menggagas Al-Jabar dan ilmu falak bermula yang didatangi oleh (Fibionacci dan Master Jacob) karena tertarik dengan pemikiran beliau. Dalam bidang kimia buku (Al-Asror & Ar-Razi) diterjemahkan kedalam bahasa Latin dan menjadi rujukan buku kimia di barat. Teori Al-Kindi tentang ilmu optic mempengaruhi seorang pakar mata barat Roger Bacon. Buku Al-Qonun Fi Thibb oleh Al-Kindi menjadi buku fenomenal tentang kedokteran. Profesi sebagai penerjemah buku merupakan kegiatan yang marak ketika itu.
Disamping itu (Bani Umayyah) di Spanyol diasaskan pada 756 Masehi, Cordoba menjadi pusat ilmu di sana, terdapat universitas dan perpustakaan besar yang menjadi tumpuan seluruh dunia, juga menjadi pusat ekonomi antarbangsa suatu ketika dulu. Ketika 1000 M(masjid Al Hambra dibina, 1238 Istana AL-Hambra pula. Andalus menjadi tempat lahirnya ilmuan yang disegani dunia
Maka salah seorang bertanya: Apakah kiranya kami sedikit ketika itu?
Nabi SAW menjawab: “Bahkan kamu pada hari itu banyak sekali tetapi kamu umpama buih di waktu banjir.”
Dan Allah akan mencabut rasa gerun terhadap kamu dari hati musuh-musuh kamu, dan Allah akan mencampakan ke dalam hati kamu penyakit ‘wahan’
Seorang sahabat bertanya: “Apakah wahan itu hai Rasulullah?”
Nabi lalu menjawab: “Cinta pada dunia dan takut pada mati”
(H.R. Abu Daud)
Dengan kerasulan beliau dan sebagai nabi pemimpin umat akhir zaman, bisa saya bilang bahwa baginda rasul punya pandangan kedepan jauh sekali dan mengetahui apa yang akan terjadi pada ummatnya. Namun, beliau pun manusia seperti kita (basyarun mitslukum) katanya, waktupun berjalan dan tidak dapat mengiringi peradaban dan grafikal condition-nya umat akhir zaman ini hingga akhir.
Dengan kerasulan beliau dan sebagai nabi pemimpin umat akhir zaman, bisa saya bilang bahwa baginda rasul punya pandangan kedepan jauh sekali dan mengetahui apa yang akan terjadi pada ummatnya. Namun, beliau pun manusia seperti kita (basyarun mitslukum) katanya, waktupun berjalan dan tidak dapat mengiringi peradaban dan grafikal condition-nya umat akhir zaman ini hingga akhir.
Mungkin tidak banyak yang menanyakan akan sebuah sejarah, sejarah yang merupakan amunisi informasi menuju masa depan yang akan terjadi. Lupa sejarah, berarti tepat, kacang lupa akan kulitnya.
Ini tentang satu-satunya agama yang bisa mentransformasikan arti harfiahnya secara ilmu shorof dari (Din-daynun-madinah-tamaddun) yang secara tekstual berarti (agama-hutang-kota-peradaban). Silahkan dibuat deskripsinya tentang arti rangkaian kata-kata tersebut. Singkatnya bahwa (din:agama) dimulai menjadi sesuatu yang memang merupakan sesuatu yang harus dilunasi, dilunasi apa yang menjadi tanggungjawab sebagai seorang muslim yaitu beribadah pada-Nya (alastu birobbikum, dan kita menjawab “bala”) (bukankah Aku Tuhanmu?, dan kita menjawab betul) demikian percakapan kita di dunia sebelum dunia ini. Hingga dakwah pun dimulai dari seorang Rasul mulia bernama Muhammad menyeru dengan perlahan,individu, keluarga hingga menjadi masyarakat di sebuah kota bernama yastrib dan dari situlah islam berkembang, meluas daerahnya, pemeluknya hingga sampai 2/3 penduduk dunia dan itulah peradaban. Disaat dunia masih didera cengkaraman kebodohan, islam dengan jayanya memperluas khazanah kelimuan. Itulah sejarah kita, dan ini yang harus kita tahu sebagai seorang muslim.
Kisah ini bermula lebih 1400 tahun yang lalu, dimulai dari seorang bernama Muhammad yang didatangi Jibril di Gua Hira hingga diangkatnya menjadi rasul, dari sana dakwah itu pun bermula, menyeru dengan diam-diam, terang-terangan, menyeru untuk beriman kepada Allah hingga genderang perang pertama ditabuh …
625 Masehi (peperangan badar meletus) peperangan pertama dalam sejarah umat islam, 313 Muslimin menentang 1000 musyrikin, kemenangan berpihak pada umat islam.
631 Masehi (Pembukaan kota Mekah) kaum musyrikin pada waktu itu tidak mematuhi perjanjian Hudaibiyah yang sudah disepakati kedua belah pihak. 360 berhala dihancurkan
632 Baginda Nabi Wafat, perjuangan pun dilanjutkan oleh para sahabat, berkembang luas di bawah pemerintahan khulafaur-rosyidin
633 Masehi, (pengumpulan AL-Qur’an bermula)
638 Masehi, (Di bawah pemerintahan khalifah Umar, Muslimin membuka Baitul Maqdis) yang sebelumnya tunduk di bawah kekuasaan Byzantium
661 Masehi, (Khalifah Muawiyah, menggagas Daulah Bani Umayyah) ilmu berkembang pesat pada saat pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, ukiran dan arsitektur ternama berbuah gedung dan masjid yang indah, pengairan dengan kincir angin dibuat mengaplikasikan teori tarikan graffiti.
751 Masehi, (Pemerintahan Daulah Abbasiyah bermula)
763 Masehi, (Pembubuhan kota Baghdad)
786 Masehi, (Zaman keemasan Abbasiyah) pada saat kekhalifahan Harun Ar-Rasyid dan Al-Ma’mun) ketika itu Baitul Hikmah didirikan, mempunyai setengah juta buku berjilid dan 36 perpustakaan.
800 Masehi (kaidah saentifik ditemukan) Al-Khawarizmi menggagas Al-Jabar dan ilmu falak bermula yang didatangi oleh (Fibionacci dan Master Jacob) karena tertarik dengan pemikiran beliau. Dalam bidang kimia buku (Al-Asror & Ar-Razi) diterjemahkan kedalam bahasa Latin dan menjadi rujukan buku kimia di barat. Teori Al-Kindi tentang ilmu optic mempengaruhi seorang pakar mata barat Roger Bacon. Buku Al-Qonun Fi Thibb oleh Al-Kindi menjadi buku fenomenal tentang kedokteran. Profesi sebagai penerjemah buku merupakan kegiatan yang marak ketika itu.
Disamping itu (Bani Umayyah) di Spanyol diasaskan pada 756 Masehi, Cordoba menjadi pusat ilmu di sana, terdapat universitas dan perpustakaan besar yang menjadi tumpuan seluruh dunia, juga menjadi pusat ekonomi antarbangsa suatu ketika dulu. Ketika 1000 M(masjid Al Hambra dibina, 1238 Istana AL-Hambra pula. Andalus menjadi tempat lahirnya ilmuan yang disegani dunia
Bersambung …..
0 komentar:
Posting Komentar